Lumpuh karena Kecelakaan Kerja, Bantu Didin Menghidupi Keluarganya

Penderma.id

Total Kebutuhan:

Rp 250.000.000

Didin Wahyudi saat ini berusia 33 tahun. Dulunya, ia seorang karyawan di salah satu pabrik di Kota Bandung. Namun nasib berkata lain. Saat ini ia harus berdiam diri di rumah dikarenakan kedua kakinya mengalami kelumpuhan. 


Mempunyai 3 orang anak, Raka, anak pertamanya, mengalami leukimia. Untuk biaya pengobatan anaknya, Pak Didin harus mengeluarkan biaya sebesar 8 juta untuk 1 kali berobat. Biaya sebesar itu membuat Pak Didin kebingungan. Ditambah lagi, kondisi Pak Didin saat ini sedang tidak memungkinkan untuk bekerja.

Istrinya, Euis, berjualan jajanan anak dengan penghasilan 20.000 rupiah/ hari. Dengan penghasilan tak seberapa itu, untuk menutupi kebutuhan sehari-hari saja seringkali tidak cukup. 

Dengan kondisi yang serba terbatas tersebut, Pak Didin tidak mau menyerah. Ia mencoba berjualan ayam bangkok secara online dibantu anak dan istrinya.  

Harapan Pak Didin saat ini sederhana saja, yakni ingin sembuh supaya bisa kembali bekerja, membahagiakan istri dan ketiga orang anaknya. 

Yuk bantu Pak Didin sekarang juga!

Disclaimer:

1.  Donasi hanya akan disalurkan kepada penerima manfaat dengan tujuan memberikan pertolongan untuk orang-orang yang membutuhkan.

2.  Donasi juga akan disalurkan kepada pihak lain (penerima manfaat yang sejenis) di luar kampanye galang dana ini yang telah memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh penderma.id. 

3.  Tim penderma.id akan menentukan penyaluran bantuan berdasarkan bebagai faktor, seperti urgensi penerima manfaat, kecukupan dana, dan faktor lainnya 

4.  Cerita yang ada di halaman kampanye ini akan diganti secara berkala sesuai dengan topik dan kebutuhan orang-orang yang membutuhkan.

Para Penderma, tidakkah hati Anda tersentuh melihat perjuangan Pak Didin dan harapannya yang sangat bersahaja?

 Olv
Olv - Rp 50.000
 Nena
Nena - Rp 50.000

Didin Wahyudi saat ini berusia 33 tahun. Dulunya, ia seorang karyawan di salah satu pabrik di Kota Bandung. Namun nasib berkata lain. Saat ini ia harus berdiam diri di rumah dikarenakan kedua kakinya mengalami kelumpuhan. 


Mempunyai 3 orang anak, Raka, anak pertamanya, mengalami leukimia. Untuk biaya pengobatan anaknya, Pak Didin harus mengeluarkan biaya sebesar 8 juta untuk 1 kali berobat. Biaya sebesar itu membuat Pak Didin kebingungan. Ditambah lagi, kondisi Pak Didin saat ini sedang tidak memungkinkan untuk bekerja.

Istrinya, Euis, berjualan jajanan anak dengan penghasilan 20.000 rupiah/ hari. Dengan penghasilan tak seberapa itu, untuk menutupi kebutuhan sehari-hari saja seringkali tidak cukup. 

Dengan kondisi yang serba terbatas tersebut, Pak Didin tidak mau menyerah. Ia mencoba berjualan ayam bangkok secara online dibantu anak dan istrinya.  

Harapan Pak Didin saat ini sederhana saja, yakni ingin sembuh supaya bisa kembali bekerja, membahagiakan istri dan ketiga orang anaknya. 

Yuk bantu Pak Didin sekarang juga!

Disclaimer:

1.  Donasi hanya akan disalurkan kepada penerima manfaat dengan tujuan memberikan pertolongan untuk orang-orang yang membutuhkan.

2.  Donasi juga akan disalurkan kepada pihak lain (penerima manfaat yang sejenis) di luar kampanye galang dana ini yang telah memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh penderma.id. 

3.  Tim penderma.id akan menentukan penyaluran bantuan berdasarkan bebagai faktor, seperti urgensi penerima manfaat, kecukupan dana, dan faktor lainnya 

4.  Cerita yang ada di halaman kampanye ini akan diganti secara berkala sesuai dengan topik dan kebutuhan orang-orang yang membutuhkan.

Para Penderma, tidakkah hati Anda tersentuh melihat perjuangan Pak Didin dan harapannya yang sangat bersahaja?

Olv
Olv - Rp 50.000
Nena
Nena - Rp 50.000

Top