Lines
Image
Badge
Shape
Badge
Badge

Tentang Kami

Penderma.id adalah lembaga filantropi di bawah Yayasan Aksi Indonesia Dermawan yang menghimpun dan menyalurkan donasi bagi mereka yang membutuhkan berdasarkan prinsip keadilan, kemaslahatan dan kesinambungan.

Our
Awards

Award
Award

Visi

Membantu mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera berdasarkan prinsip keadilan, kemaslahatan dan kesinambungan.

Misi

  • Menumbuhkan kesadaran pada masyarakat untuk bersolidaritas dan saling membantu.

  • Mendorong terwujudnya ekosistem yang mandiri melalui dukungan terhadap manusia, infrastruktur, lingkungan dan beraneka kegiatan.

  • Mengimplementasikan sistem tata kelola donasi yang amanah, transparan dan profesional berbasis perkembangan teknologi informasi.
Icon

Charity Aid

Membantu penyediaan berbagai bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan melalui aksi nyata berupa gerakan penggalangan dan penyaluran dana.

Icon

Development Aid

Memfasilitasi pembangunan berbagai infrastruktur yang mendukung aktivitas manusia dalam merealisasikan tujuan-tujuannya.

Icon

Educational Aid

Membuka kesempatan belajar untuk setiap anak tanpa terkecuali sebagai komitmen dalam menjadikan pendidikan sebagai fondasi bagi masa depan.

Icon

Environmental Aid

Menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup agar tercipta kebaikan bagi seluruh alam.

Icon

Health Aid

Mengusahakan akses serta fasilitas kesehatan yang terbuka bagi sebanyak mungkin orang dengan memprioritaskan pada golongan yang kurang mampu.

Icon

Humanitarian Aid

Memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai langkah untuk mengatasi berbagai dampak bencana serta krisis kemanusiaan.

Our Teams

Khirzan Noe'man

Chief Executive Officer

Sarjana lulusan ilmu komunikasi ini berpengalaman sebagai Direktur Marketing Rumah Amal Salman dan Direktur Eksekutif Wakaf Salman ITB selama tujuh tahun. Sebelum aktif di dunia filantropi yang merupakan panggilan hidupnya, Khirzan, yang merupakan anak dari Nazar Noe'man, pemilik radio KLCBS dan cucu dari Ahmad Noe'man, perancang Masjid Salman ini, pernah menjabat sebagai Direktur Marketing radio jazz di Kota Bandung yaitu KLCBS dan Ketua PRSSNI Jawa Barat.

Saya memilih untuk fokus di dunia filantropi bersama kawan-kawan di Penderma.id karena ingin membantu lebih banyak orang. Kami beranggapan bahwa persoalan ketimpangan sosial salah satunya disebabkan oleh orang-orang dari kelas menengah ke atas yang bukannya tidak peduli, melainkan tidak diberi saluran yang praktis dan memadai untuk menyalurkan donasi. Untuk itulah kami di sini membangun dan merawat Penderma.id sebagai usaha menjalankan keadilan distributif.

Khirzan
Amelie

Aryo Rubiyoso

Chief Operating Officer

Aryo Rubiyoso adalah lulusan ilmu akuntansi yang berpengalaman mengelola bisnis restoran di Bandung selama sepuluh tahun. Pengalamannya tersebut membawa Aryo menempati posisi sebagai direktur operasional di Penderma.id .

Menebar kebaikan dengan bergerak sendiri-sendiri sudah merupakan hal mulia, tetapi bagi saya, bergerak bersama tim adalah sesuatu yang sangat luar biasa dan punya tantangan tersendiri.

Winda Puspita Sari Sudradjat

Chief Finance Officer

Winda P.S. Sudradjat pernah bekerja di perusahaan konsultan SDM Consult Group selama dua tahun (2013 - 2015) sebagai administrator perekrutan sebelum melanjutkan sebagai head teller di Koperasi Sentra Dana Garut (2015 - 2017). Lulusan ilmu administrasi publik ini mulai menggeluti dunia filantropi saat bekerja di Wakaf Salman ITB sebagai administrator keuangan dari mulai tahun 2019 sampai 2021.

Pekerjaan yang saya geluti sebelum-sebelumnya, meski menyenangkan, manfaatnya bagi orang lain cenderung terbatas. Maka itu, saya memutuskan untuk terlibat dalam dunia filantropi agar lebih punya manfaat bagi sebanyak mungkin orang.

winda
Widya

Widya Noviyanti

Chief Marketing Officer

Widya Noviyanti berpengalaman sebagai penggalang dana di Aman Palestin Indonesia pada tahun 2017. Tahun 2019, Widya, yang merupakan lulusan ilmu farmasi ini, menjadi asisten manajar marketing di Wakaf Salman ITB sebelum akhirnya memfokuskan diri di Penderma.id sejak tahun 2021.

Melalui keterlibatan di Penderma.id, saya bisa mewujudkan cita-cita untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitar, khususnya bagi mereka yang kurang beruntung.

Adi Muldansah

Chief Program Officer

Adi Muldansah adalah lulusan akuntansi yang pernah menempati posisi bagian keuangan di radio KLCBS antara tahun 2009 sampai 2016 sebelum kemudian bekerja di Wakaf Salman sebagai manajer program pada tahun 2020. Tahun 2021, Adi memutuskan untuk fokus di Penderma.id sebagai direktur program.

Penderma.id menyediakan tantangan yang menarik agar tidak hanya solid sebagai tim, tetapi juga bisa bermanfaat bagi sebanyak mungkin orang.

Adi
Luthfi

RM Luthfi Wisnuwardhana, ST

Corporate Secretary Manager

Luthfi Wisnuwardhana merupakan lulusan teknik Geodesi yang pernah menjadi ketua Remaja Masjid Pusdai Jawa Barat (2014 - 2017). Antara tahun 2017 hingga 2021, Lutfi bergabung di Wakaf Salman ITB sebagai corporate secretary sebelum akhirnya memfokuskan diri di Penderma.id .

Saya percaya bahwa kebaikan itu bisa ditransformasikan dengan mendistribusikan kekayaan bagi mereka yang membutuhkan. Masalah sosial bukan hanya tentang tidak adanya modal saja, melainkan tidak adanya kesempatan yang sistematis untuk mendistribusikan kekayaan secara merata. Kami bergerak untuk membantu roda distribusi kekayaan agar Indonesia bisa sejahtera.

Ivan Fahrurezha

Program Field Manager

Ivan Fachrurezha pernah bekerja di Bandung Creative City Forum (2010 - 2012) sebelum kemudian melanjutkan karirnya di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (2012 - 2014) dan PT. Pertamina (2014 - 2016). Senang bergelut dengan dunia volunteer sejak masa kuliah, Ivan, lewat minat dan keahliannya di dunia digital, sempat mengemban tugas sebagai social media strategist di Mediawave (2016 - 2017). Sebelum masuk ke dunia filantropi di Wakaf Salman ITB, Ivan pernah bekerja di radio KLCBS (2018 - 2019). Tahun 2021, Ivan memutuskan untuk fokus di Penderma.id setelah dua tahun menjadi bagian dari Wakaf Salman ITB.

Banyak yang merasa bisa, sedikit yang bisa merasa. Manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain. It's nice to be important, but it's more important to be nice.

Ivan

Our Teams

Khirzan

Khirzan Noe'man

Chief Executive Officer

Sarjana lulusan ilmu komunikasi ini berpengalaman sebagai Direktur Marketing Rumah Amal Salman dan Direktur Eksekutif Wakaf Salman ITB selama tujuh tahun. Sebelum aktif di dunia filantropi yang merupakan panggilan hidupnya, Khirzan, yang merupakan anak dari Nazar Noe'man, pemilik radio KLCBS dan cucu dari Ahmad Noe'man, perancang Masjid Salman ini, pernah menjabat sebagai Direktur Marketing radio jazz di Kota Bandung yaitu KLCBS dan Ketua PRSSNI Jawa Barat.

Saya memilih untuk fokus di dunia filantropi bersama kawan-kawan di Penderma.id karena ingin membantu lebih banyak orang. Kami beranggapan bahwa persoalan ketimpangan sosial salah satunya disebabkan oleh orang-orang dari kelas menengah ke atas yang bukannya tidak peduli, melainkan tidak diberi saluran yang praktis dan memadai untuk menyalurkan donasi. Untuk itulah kami di sini membangun dan merawat Penderma.id sebagai usaha menjalankan keadilan distributif.

Aryo

Aryo Rubiyoso

Chief Operating Officer

Aryo Rubiyoso adalah lulusan ilmu akuntansi yang berpengalaman mengelola bisnis restoran di Bandung selama sepuluh tahun. Pengalamannya tersebut membawa Aryo menempati posisi sebagai direktur operasional di Penderma.id .

Menebar kebaikan dengan bergerak sendiri-sendiri sudah merupakan hal mulia, tetapi bagi saya, bergerak bersama tim adalah sesuatu yang sangat luar biasa dan punya tantangan tersendiri.

Winda

Winda Puspita Sari Sudradjat

Chief Finance Officer

Winda P.S. Sudradjat pernah bekerja di perusahaan konsultan SDM Consult Group selama dua tahun (2013 - 2015) sebagai administrator perekrutan sebelum melanjutkan sebagai head teller di Koperasi Sentra Dana Garut (2015 - 2017). Lulusan ilmu administrasi publik ini mulai menggeluti dunia filantropi saat bekerja di Wakaf Salman ITB sebagai administrator keuangan dari mulai tahun 2019 sampai 2021.

Pekerjaan yang saya geluti sebelum-sebelumnya, meski menyenangkan, manfaatnya bagi orang lain cenderung terbatas. Maka itu, saya memutuskan untuk terlibat dalam dunia filantropi agar lebih punya manfaat bagi sebanyak mungkin orang.

Widya

Widya Noviyanti

Chief Marketing Officer

Widya Noviyanti berpengalaman sebagai penggalang dana di Aman Palestin Indonesia pada tahun 2017. Tahun 2019, Widya, yang merupakan lulusan ilmu farmasi ini, menjadi asisten manajar marketing di Wakaf Salman ITB sebelum akhirnya memfokuskan diri di Penderma sejak tahun 2021.

Melalui keterlibatan di Penderma.id, saya bisa mewujudkan cita-cita untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitar, khususnya bagi mereka yang kurang beruntung.

Adi

Adi Muldansah

Chief Program Officer

Adi Muldansah adalah lulusan akuntansi yang pernah menempati posisi bagian keuangan di radio KLCBS antara tahun 2009 sampai 2016 sebelum kemudian bekerja di Wakaf Salman sebagai manajer program pada tahun 2020. Tahun 2021, Adi memutuskan untuk fokus di Penderma.id sebagai direktur program.

Penderma.id menyediakan tantangan yang menarik agar tidak hanya solid sebagai tim, tetapi juga bisa bermanfaat bagi sebanyak mungkin orang.

Luthfi

RM Luthfi Wisnuwardhana, ST

Corporate Secretary Manager

Luthfi Wisnuwardhana merupakan lulusan teknik Geodesi yang pernah menjadi ketua Remaja Masjid Pusdai Jawa Barat (2014 - 2017). Antara tahun 2017 hingga 2021, Lutfi bergabung di Wakaf Salman ITB sebagai corporate secretary sebelum akhirnya memfokuskan diri di Penderma.id .

Saya percaya bahwa kebaikan itu bisa ditransformasikan dengan mendistribusikan kekayaan bagi mereka yang membutuhkan. Masalah sosial bukan hanya tentang tidak adanya modal saja, melainkan tidak adanya kesempatan yang sistematis untuk mendistribusikan kekayaan secara merata. Kami bergerak untuk membantu roda distribusi kekayaan agar Indonesia bisa sejahtera.

Ivan

Ivan Fachrurezha

Program Field Manager

Ivan Fachrurezha pernah bekerja di Bandung Creative City Forum (2010 - 2012) sebelum kemudian melanjutkan karirnya di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (2012 - 2014) dan PT. Pertamina (2014 - 2016). Senang bergelut dengan dunia volunteer sejak masa kuliah, Ivan, lewat minat dan keahliannya di dunia digital, sempat mengemban tugas sebagai social media strategist di Mediawave (2016 - 2017). Sebelum masuk ke dunia filantropi di Wakaf Salman ITB, Ivan pernah bekerja di radio KLCBS (2018 - 2019). Tahun 2021, Ivan memutuskan untuk fokus di Penderma.id setelah dua tahun menjadi bagian dari Wakaf Salman ITB.

Banyak yang merasa bisa, sedikit yang bisa merasa. Manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain. It's nice to be important, but it's more important to be nice.

Top